Segera Lakukan Split Testing!

Kemarin saya baru membaca2 bukunya John Reese yang berjudul Traffic Secrets yang saya dapet dari Robert, Katanya sih John Reese ini adalah salah satu “hero” nya di internet marketing sejak zaman awal2 boomingnya internet marketing.

Kalau dilihat di websitenya, TrafficSecrets.com sudah tidak beroperasi lagi, dan dia sedang menyiapkan websitenya yang baru yaitu income.com.

Yang saya dapatkan dari bukunya di bab awal adalah, keharusan kita untuk men-tracking semuanya. Di mana saja kita meng-advertise, mana saja yang efektif, siapa yang membeli, dari mana datangnya. Kalau pakai adwords, keyword apa saja yang efektif, yang tidak efektif segera dibuang dan yang efektif dioptimisasi.

Kelalaian internet marketer untuk tidak mentracknya adalah kesalahan terbesar! Anda harus mentracknya segera, apabila Anda belum melakukannya.

Salah satu yang perlu di-track adalah, content website seperti apa yang efektif. Misalkan Anda memiliki sebuah page, yang bertujuan mendapatkan opt-in. Tulisan headline seperti apa yang paling efektif? Sewaktu saya pergi ke seminar di Singapore, Brett McFall, menjelaskan pentingnya headline.

Brett memberikan 2 contoh headline yang ia gunakan di website WorldInternetSummit.com. Sehingga ketika orang memasuki website tersebut, akan ada 2 headline yang berbeda. Terkadang Anda akan melihat headline tipe 1 dan terkadang Anda akan melihat headline tipe 2. Setiap headline memiliki jumlah conversion yang berbeda. Conversion adalah berapa banyak orang yang melakukan pendaftaran ketika datang ke website tersebut.

Tahukah Anda? salah satu headline yang diuji, mengalahkan headline yang satunya lebih dari 70% selisih! Hanya berbeda headlinenya saja, jumlah customer akan berubah secara signifikan!

Nah, di buku Traffic Secrets, John Reese juga menekankan pentingnya menguji coba content. Catatlah, berapa banyak orang yang melakukan subcribe jika melihat headline A, dan berapa banyak orang yang melakukan subscribe jika melihat headline B. Pengujian 2 content yang berbeda ini disebut split testing.

Bagaimana cara mengujinya? Anda bisa mencatatnya manual di kertas, dan melihat jumlah pengunjung setiap harinya. Dari 100 orang yang subscribe, berapa banyak yang berasal dari headline A dan berapa banyak yang berasal dari headline B. “Wah harus tekun ya?” Tentu saja, kalau mau berhasil ya harus kerja keras.

Cara termudah untuk melakukan split testing adalah dengan menggunakan Google Website Optimizer! Seperti biasa, Google selalu menyediakan layanan FREE yang BERGUNA.

Dengan fitur ini, kita dapat menaruh script Google di page kita, dan Google akan merotate content yang kita inginkan. Jumlah conversion pun akan dicatat oleh Google.

Tool ini WAJIB Anda pakai, untuk merecord content mana yang paling efektif dan paling memiliki conversion terbesar. Dari kedua headline yang Anda bandingkan, akan ada pemenangnya. Buanglah mereka yang kalah, dan ciptakan penantang yang baru. Kemudian tandingkan lagi dengan si juara sebelumnya. Begitu seterusnya dan website Anda akan memiliki tingkat conversion maksimum!

Untuk mengikuti panduan menggunakan Google Website Optimizer silakan klik link di bawah ini

tutorial split testing menggunakan google website optimizer